Minggu, 05 Juni 2011

Teluk Tomini

Teluk Tomini merupakan salah satu teluk terbesar di Indonesia dengan luas kurang lebih 6 juta hektar dengan potensi sumberdaya alam yang kaya dan unik , sejatinya perlu mendapatkan perhatian yang lebih besar.

Dalam pembagian kawasan keanekaragaman hayati, kawasan ini berada di zona Wallacea, yang dalam sejarahnya merupakan kawasan terpisah dari Benua Asia maupun Australia. Teluk Tomini tergolong perairan semi tertutup (semi enclosed) yang bersinggungan langsung dengan tiga provinsi (Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo) dengan 14 kabupaten/kota serta 23 muara daerah aliran sungai (DAS).

Di tengah-tengah Teluk Tomini ini, terdapat 56 rangkaian pulau-pulau yang dikenal dengan Kepulauan Togean yang panjangnya membentang hingga 90 kilometer. Enam pulau di antaranya termasuk yang kategori besar, yaitu Pulau Una-Una, Batulada, Togean dan Talatakoh, Waleakodi dan Waleabahi. Selebihnya adalah pulau-pulau kecil yang indah. Di pulau-pulau kecil itu, menjadi kawasan wisata yang setiap saat ramai dikunjungi wisatawan asing dari Eropa.

Itu sedikit penjelasan tentang Teluk Tomini. Sekedar mengulang Teluk Tomini berada di pulau Sulawesi yang berdekatan dengan sulawesi tengah dan gorontalo. Potensi yang dijanjikan cukup luarbisa mulai dari terumbu karang sampai potensi ikanya yang melimpah. Tidak heran banyak pemancing yang datang untuk sekedar melakukan olah raga pancing.

Sedikit dapat kutipan Walhi Sulteng, dikatakan bahwa potensi migasnya sekitar tiga blok masuk wilayah Teluk Tomini dalam wilayah Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 4 blok lainnya masuk wilayah daerah tetangga seperti Proponsi Gorontalo, Kabupaten Poso dan Morowali.

Waww... makin banyak minyak nih...!! tinggal bagai mana cara mengolahnya tanpa ada campur tangan asing, dan dimanfaatkan untuk masyarakat sulawesi, umumnya Indonesia.

Minggu, 14 November 2010

Manfaat Material Merapi

Yogyakarta, Beberapa minggu yang lalu daerah Yogyakarta dan sekitarnya dilanda sebuah bencana alam yaitu meletusnya Gunung Merapi. Korban mulai berjatuhan sejak Merapi memulai aktifitasnya termasuk sang maestro Merapi Mbah Marijan. Tapi, bahan material yang dikeluarkan oleh Merapi tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar merapi.

Bahan Meterial yang berupa pasir, silika, lava, kristal dan bahan material lainnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai penunjang ekonomi. Selain itu semburan gunung Merapi bisa menyuburkan tanah, karena abu vulkanis yang sudah mengalami pelapukan banyak mengandung garam-garam dan mineral batuan yang sangat dibutuhkan oleh tanaman atau tumbuhan.

Meski benca na yang di alami oleh masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah sangat memilikan, kita bisa mengambil hikmah di balik semua peristiwa serta manfaat yang ditinggalkannya. Untuk itu pesan untuk para masyarakat yang terkena dampak dari gunung Merapi, tetap waspada dan patuh akan perintah petugas. Insya Allah bahaya akan terhindah. PRAY FOR INDONESIA :)

Selasa, 28 September 2010

Coming Soon : World Animal Day - 04 Okt

World Animal Day, akan jatuh tepat pada tanggal 4 oktober nanti. Ini merupakan hari dimana menunjukkan rasa cinta dan kepedulian kita terhadap hewan, karena tidak bisa di pungkiri bahwa hewan sendiri punya peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Mungkin tujuan di adakanya hari hewan sedunia untuk mengingatkan pada kita bahwa pentingnya melestarikan ekosistem hewan-hewan baik yang terancam punah ataupun hewan-hewan yang menjadi ciri khas daerah, contohnya hewan-hewan yang Indonesia yang begitu beragam. Tapi sayangnya banyak diantaranya sudah terancam punah dan bahkan ada yang sudah mengalami kepunahan, contohnya Harimau Jawa.

Harimau jawa dinyatakan punah pada sekitar tahun 80-an. Hal ini disebabkan banyaknya perburuan liar terhadap harimau jawa ini, kwalitas dan harga kulit harimau jawa yang mahal bisa menjadi faktor utama perburuan terhadap hewan ini. Seperti yang di kutip di Wikipedia, pada sekitar tahun 90-an di temukan jejak-jejak milih harimau jawa seperti bekas garukan di pohon dan adanya rambut milik harimau jawa yang dikatakan berbeda dengan macan tutul.

Berikut daftar-daftar hewan Indonesia yang terancam punah :
  1. Badak Jawa : Populasinya hanya 20-27 ekor
  2. Badak Sumatra : Populasinya hanya berkisar 200-275 ekor
  3. Macan Tutul Jawa : Populasi Macan Tutul Jawa hanya berkisar 250 ekor saja
  4. Rusa Bawean : Rusa yang adanya di pulau Bawean ini berkisar 250-300 ekor
  5. Harimau Sumatra : Populasinya sekitar 300-400 ekor
  6. Beruk Mentawai : Hewan endemik asal mentawai ini hanya sekitar 2100-3700 ekor
  7. Orangutan Sumatra : Populasinya hanya 7300 ekor di tahun 2004
  8. Simpei Mentawai : Populassinya sekitar 6000-15000 ekor di tahun 2006
  9. Kanguru Pohon Mantel Emas : Hewan asli papua yang juga terancam punah ini belum di ketahui jumlahnya
  10. Kanguru Pohon Mbaiso : Hewan asli papua ini juga belum di ketahui jumlahnya
  11. Kera Hitam Sulawesi : Hewan asli pulau sulawesi ini tinggal berjumlah 100000 ekor
Nah, mungkin contoh-contoh hewan di atas bisa membuka mata kita bahwa banyak hewan asli Indonesia yang patut untuk di perhatikan oleh kita dan tidak semata-mata bergantung oleh pergerakan pemerintah. Jangan sampai anak cucu kita hanya mendengar cerita tentang hewan-hewan ini.

Mari sama-sama melindungi dan melestarikan hewa-hewan asli Indonesia, baik yang terancam punah maupun yang masih memiliki populasi yang besar.

Rabu, 16 Juni 2010

Indonesia adalah ATLANTIS?

Indonesia adalah Atlantis?. Ya ini adalah sebuah penelitian yang dilakukan seorang profesor yang menyatakan bahwa Indonesia adalah Atlantis. Atlantis sendiri adalah sebuar pulau legendaris yang pertama kali disebut Plato dalam tulisannya, tulisannya menyatakan "bahwa Atlantis terhampar di seberang pilar-pilar Herkules, dan memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam".

Hal ini yang mendorong beberapa profesor melakukan penelitian. Berdasarkan kutipan Kompas.com "Prof. Priyatna Abdul Rasyid yang juga ahli Oceanography Indonesia mengatakan bahwa Sunda Plateau sebagaimana Atlantis The Lost Continent Finally Found Karya Prof. Santos telah dapat dibuktikan secara ilmiah, terutama pendekatan geologi dan oceanography."

Ada juga beberapa fakta menarik yang di kutip dari Forum Kaskus :

  1. Ada sebuah pendapat yang mengatakan bahwa benua Atlantis yang hilang kini menjadi Indonesia. Hal itu ditelusuri dari kitab Plato berjudul Timaeus and Critias, alkisah Poseidon dan anak-anaknya adalah dewa yang menduduki Atlantis alias Kepulauan Nusantara. Hal itu dibuktikan dengan ciri-ciri dalam kitab Plato tersebut yang mendekati ciri geografis Indonesia, antara lain banyak memiliki tumbuhan-tumbuhan dan buah-buahan serta hutan lebat, memiliki 2 musim, disebutkan ada gajah. Tidak mungkin itu adalah Amerika Selatan, tidak mungkin afrika, bahkan daerah Yunani pun mustahil
  2. Orang Minang merupakan keturunan langsung dari Alexander Agung (Iskandar Agung/Alexander The Great). Konon, Alexander Agung adalah keturunan langsung dari bangsa Atlantis yang berhasil menyelamatkan diri dari bencana. Alexander Agung setelah menaklukkan sebagian besar dunia, beliau sempat berniat mengunjungi Nusantara (yang dipercayai sebagai Atlantis). Tetapi pasukannya sangat ketakutan karena orang yang mencoba berlayar ke Nusantara yang waktu itu sangat mungkin belum berpenghuni, tidak pernah kembali. Alexander Agung menikahi seorang putri dari Hindustan, menghasilkan 3 orang putra. Salah satu putranya bernama Sri Maharajo Dirajo adalah yang berhasil masuk Nusantara dan berdiam diri di Minangkabau dan men-dirikan imperium di sana.
  3. Orang Atlantis yang berhasil mengungsi dari bencana yang menenggelamkan Atlantis kemudian berlayar mencari tempat aman, dan mereka mendarat di berbagai tempat yang akan menjadi cikal-bakal peradaban manusia yaitu Mesir, Mesopotamia (Eufrat-Tigris), India (Mohenjodaro-Harappa), dan peradaban suku Maya (walaupun ini jarang disebut sebagai peradaban maju dunia kuno, karena diceritakan orang Atlantis mencapai Amerika Selatan telat dibandingkan yang mencapai Mesir dll).Sangat mungkin kesamaan adanya piramid di Mesir dan kebudayaan Maya disebabkan oleh argumen ini.
  4. Plato sebenarnya tertarik dengan Atlantis bukan karena hilangnya benua tersebut, tetapi karena Plato mendengar bahwa hukum yang ditegakkan di Atlantis adalah hukum yang adil menurut Plato, sesuai dengan idenya mengenai welfare state alias negara kesejahteraan

pic by : ameblo.jp

Rabu, 05 Mei 2010

UNICEF Bantu Papua

Badan PBB untuk kesejahtraan anak-anak (UNICEF) menggalang bantuan dana US$48 juta atau sebesar Rp446,4 miliar untuk membuayai proyek pembuatan air bersih di daerah-daerah di Papua.

Hal ini menjadi perahatian serus Unicef karena pasokan air bersih di beberapa daerah di papua sangat memprihatinkan. Dengan adanya bantuan ini yang diperkirakan tempat penampungan air hujan mencapai 500 unit yang tersebar diberbagai tempat di daerah-daerah papua.

Diharapkan adanya program ini bisa membantu masyarakat untuk lebih mudah memperoleh air bersih, agar daerah-daerah yang kekurangan air bersih bisa memperoleh air dengan mudah.

Kamis, 22 April 2010

Hari Bumi (22 April)

Earth Day. Ya hari ini merupakan hari Bumi yang diperingati tanggal 22 April, mungkin banyak yang belum tau tapi ditetapkannya tanggal 22 April sebagai hari bumi moment untuk memberikan efek kepedulian terhadap manusia tentang pentingnya melindungi Bumi Kita.

Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) dan musim gugur di belahan bumi selatan. PBB sendiri merayakan hari bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari dimana matahari tepat diatas khatulistiwa yang sering disebut Maret Equinox.

Dengan adanya moment ini diharapkan kepedulian terhadap bumi kita bisa terus meluas diseluruh dunia, dimana manusia bisa memelihara buminya yang sudah mulai menua ini. Untuk memelihara bumi kita, kita tidak harus membersihkan seluru dunia tapi mulai dari hal-hal kecil dilingkungan sekitar kita. Dengan demikian bisa sedikit mengurangi dampak kerusakan Bumi Kita.

Marilah kita (Manusia) semua untuk melindungi bumi kita, menjaga dan merawatnya agar kerusakan-kerusakan dibumi kita bisa terminimalisir. so GO GREENN.... :)

pic by : www.bloggersunite.org